Tahun 2030, cikarang milik siapa?
Ceritanya saya kemarin pulang ke rumah.
kebetulan saya asli orang cikarang kab. bekasi. karena ada suatu keperluan maka
seusai kuliah (di Bandung) langsung deh saya ‘Capcus‘ ke bekasi. singkatnya,
dalam perjalanan menuju ke tempat tujuan, di jalan Tol Jakarta - Cikampek
sekitar KM 40-30 (arah jakarta) banyak sekali spanduk yang bertuliskan “Tanah
ini Milik Lippo Cikarang“. (sebetulnya bukan hanya terpikirkan kemarin dan
pertanyaan saya ini sudah sejak lama muncul dalam benak, tetapi baru sekarang
saya tergugah untuk menulis).
kemudian sehari setelah itu saya pergi ke
lippo lewat Kalimalang karena ada akses baru di sana. nah, dalam perjalanan,
saya dan bapak ngobrol tentang jembatan yang menghubungkan Lippo dan Jababeka.
jadi memang akses tersebut (bisa ke Lippo, Pemda, Gerbang Tol Cibatu) kerjasama
antara Pihak Jababeka dan Lippo.
kemudian berbicara dua kawasan elit ini memang
sudah tak asing lagi mungkin untuk orang yang tinggal di cikarang dan
menghabiskan hidup di sana. tapi berbeda dengan saya. yang notabene
pindah-pindah dari satu kota ke kota lain (semenjak SMP saya sudah tidak di
cikarang, SMP di kuningan dan SMA di cianjur dan ciamis dan Kuliah di Bandung).
ketika memasuki kawasan itu, dari pintu masuk sudah jelas sekali perbedaan
antara kawasan pemda dan swasta tersebut. misalnya jalan. swasta jelas sebagian
besar aspal dan pemda beton -misalnya- . kemudian dari segi penghijauan, di
pinggir jalan di kawasan swasta itu lebih rindang dan sejuk. dan sebaliknya di
jalan-jalan kawasan pemda. ini yang kemudian menjadi pertanyaan. Kenapa bisa
terjadi?
Kembali ke dua kawasan elit tadi, setiap tahun
mereka melakukan ekspansi kawasannya. entah, harus sampai kapan pihak pemda
menunggu untuk menyelamatkan lingkungan daerahnya sendiri. jalan yang sudah
bertahun-tahun rusak, bahkan ketika menjelang Mudik jalan di daerah cikarang
itu tetap saja tidak didandani hingga harus menelan korban jiwa. analoginya
kalau kita kedatangan tamu setidaknya ketika rumah berantakan pasti dibereskan
terlebih dahulu.
Terakhir saya berharap masih ada orang
didaerah saya yang masih memikirkan hal ini. setidaknya mahasiswa-mahasiswa
asal cikarang yang belajar di luar kota punya misi meyelamatkan tanah
kelahirannya dan bukan hanya memikirkan isi perutnya dan perut keluarganya.
sekali lagi kita harus sadar ini merupakan tanggung jawab kita selaku Khalifah
di bumi sampai nafas terakhir tersenyum berpapasan Tuhan.
Bandung 3 Maret 2015
Caesars Interactive Launches Virtual Horse Racing to
BalasHapus“With 서귀포 출장샵 a proven track record of delivering 구미 출장마사지 highly dynamic, interactive and 의왕 출장마사지 mobile, it's clear that 성남 출장안마 we are 포항 출장샵 in the business to ”.